puasa tarwiyah dan arafah
Assalamu'alaikum wr.wb
Nama: Patima Dani Nasution
Nim: 1740200211
Prodi: Ekonomi Syariah
Hari ke-16 ( 30 juli 2020 )
" Puasa Tarwiyah & Puasa Arafah"
Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah merupakan dua amalan sunah yang bisa dikerjakan pada setiap bulan Zulhijah sebelum Idul Adha.
Pada setiap bulan Zuhijjah sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha, terdapat 2 amalan puasa sunah yang dianjurkan bagi umat Islam, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.
Puasa Tarwiyah dikerjakan pada tanggal delapan Zulhijah. Sedangkan puasa Arafah sunah untuk dilaksanakan pada tanggal sembilan Zulhijah, sesuai penanggalan Hijriah setiap tahunnya.
Delapan Zulhijah disebut hari Tarwiyah, sebab dirujuk kepada pensyariatan kurban. Dalam bahasa Arab, "tarwiyah" berarti "proses berpikir", dan pada hari itu, Nabi Ibrahim merenung dan berpikir tentang mimpinya menerima perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail.
Hari Arafah masih berkaitan dengan riwayat pensyariatan kurban. Keesokan harinya, Nabi Ibrahim AS menyadari sekaligus memahami makna mimpinya sebagai wahyu dari Allah. Kata "Arafa" dalam bahasa Arab artinya mengetahui.
Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah dalam Islam tergambar dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dan Abdullah bin Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Puasa di hari Tarwiyah (8 Zulhijah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu. Sedangkan puasa hari Arafah (9 Zulhijah) akan mengampuni dosa dua tahun," (H.R. Tirmidzi).
Sedangkan keutamaan puasa Arafah bisa dirujuk ke hadis sahih, antara lain yang diriwayatkan Abu Qatadah RA bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas," (H.R. Muslim).
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Pengerjaan puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada tanpggal 8 Zulhijah dan puasa Arafah pada 9 Zulhijah tidak berbeda dengan ibadah puasa sunah lainnya. Berikut ini bacaan niat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah, beserta pelafalannya dalam tulisan latin dan artinya.
1. Bacaan Niat Puasa Tarwiyah نويت صوم التروية سنة لله تعالى
Bacaan latinnya: "Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala"
Artinya: "Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah SWT."
2. Bacaan niat puasa Arafah نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى
Bacaan latinnya: "Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘ala.
" Artinya: “Aku berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.”
Niat di atas dibaca ketika berniat menjalankan puasa Arafah pada malam hari sebelum terbit fajar pada 9 Zulhijah. Sebagaimana puasa sunah lainnya, niat puasa Arafah atau Tarwiyah juga boleh dilaksanakan pada siang hari, sejauh yang melaksanakan ibadah ini belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya sejak terbit fajar hingga waktu Zuhur.
Bacaan niat puasa Arafah jika diucapkan pada siang hari adalah sebagai berikut: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى
Bacaan latinnya: "Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta'ala.
" Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Arafah pada hari ini karena Allah SWT."
Adapun bacaan niat puasa Tarwiyah jika diucapkan pada siang hari adalah sebagai berikut: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التروية لِلهِ تَعَالَى
Bacaan latinnya: "Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Tarwiyah lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya berniat puasa sunah Tarwiyah pada hari ini karena Allah SWT."
Komentar
Posting Komentar