relasi Agama dan Kesehatan (Sains)

Manfaat gerakan shalat bagi kesehatan

Shalat adalah seperangkat perkataan dan perbuatan yang dilakukan dengan beberapa syarat tertentu., dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Shalat juga merupakan tiang agama bagi umat muslim.

Beberapa manfaat gerakan shalat bagi kesehatan di antaranya:

1. Baik untuk sistem pencernaan

Manfaat gerakan shalat yang pertama adalah baik untuk sistem pencernaan. Di pagi hari saat perut masih kosong, umat Muslim menunaikan salat subuh 2 rakaat. Sementara setelah makan malam, salat yang ditunaikan di antaranya salat isya dengan 4 rakaat. Shalat dapat meningkatkan fungsi organ hati, merelaksasikan usus besar, serta membantu kinerja usus menjadi lebih baik.

2. Melancarkan aliran darah

Gerakan pertama dalam shalat yaitu Takbir yang dilakukan sambil berdiri melancarkan aliran darah ke arah torso. Selain Takbir, gerakan sujud juga membantu aliran darah ke otak karena posisi kepala berada lebih rendah daripada jantung.

3. Membuat tubuh rileks

Manfaat gerakan shalat lainnya adalah saat gerakan duduk atau tasyahud. Pada saat duduk di antara dua sujud ataupun duduk tahiyat, paha, lutut, tulang belakang, dan persendian berada dalam posisi yang memberikan efek relaksasi ke seluruh tubuh. Tekanan yang terasa pada saat duduk ini akan dirasakan seperti halnya pijat yang membuat tubuh rileks.

4. Pergerakan sendi

Manfaat gerakan shalat juga tak lepas dari gerakan persendian saat menunaikan gerakan demi gerakan shalat. Ketika sendi bergerak dan saling bertumpu, maka akan ada aliran nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini dapat mengurangi risiko mengalami nyeri persendian, radang sendi, hingga lumpuh.

5. Baik untuk postur tubuh

Dalam jangka panjang, postur tubuh yang tidak baik dapat menyebabkan penyakit-penyakit lain. Itulah mengapa, manfaat gerakan shalat yang juga penting adalah membuat postur tubuh menjadi lebih ideal.

Posisi berdiri saat Takbir membuat postur tubuh semakin baik. Posisi tubuh harus benar-benar tegak dan tahu betul bagaimana menopang berat badan. Terlebih, gerakan shalat dilakukan beberapa kali dalam sehari sehingga postur tubuh terlatih lebih tegak.

6. Peregangan tubuh

Saat melakukan gerakan Rukuk yaitu punggung membungkuk 90 derajat, tubuh bisa melakukan peregangan namun tidak berlebihan. Punggung, paha, dan betis meregang sekaligus melancarkan aliran darah.

7. Mengendalikan otot perut

Gerakan Sujud saat salat juga membantu tubuh mengendalikan otot perut agar tidak mengembang terlalu besar. Apabila dilakukan terus-menerus, tanpa sadar gerakan Sujud dapat memperkuat otot-otot abdominal.

8. Terapi psikologis

Poin terakhir dari manfaat gerakan shalat sedikit berbeda dari manfaat secara fisik, namun lebih ke psikologis. Salat adalah salah satu bentuk terapi psikologis yang membantu menenangkan jiwa sekaligus melepaskan beban.

mari kita sama meperbaiki amal ibadah kita, khususnya memperbaiki sholat. Karena sholat salah satu bekal yang akan kita bawa nantinya.

    "SEMOGA BERMANFAAT"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pemberdayaan ekonomi ummat di era new normal

manfaat shalat dhuha

kegiata minggu pertama di kelurahan Sihitang dengan tema "Penguatan Atas Kesadaran Dan Kepedulian Terhadap Pencegahan Covid-19"